Pelabuhan Marina2

Marine Port development plan has been done the first stone laying in April 2017, along with the construction of other supporting facilities, such as hotels and upgrades of ferry dock facilities.

Pelabuhan berstara international di Pulau Flores

Pelabuan Marina Labuan Bajo, NTT

Pelabuhan yang akan menjadi kebanggan warga Flores khususnya Labuan Bajo

Pelabuhan Marina Labuan Bajo

Pelabuhan Marina Labuan Bajo merupakan bagian dari proyek pembangunan kawasan komersial Labuan Bajo yang merupakan proyek sinergi Badan Usaha Milik Negara antara PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan PT Patra Jasa. 

Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Kawasan komersial itu akan dikelola oleh perusahaan patungan ketiga pihak tersebut, di mana PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menjadi pemegang saham mayoritas 51 persen karena pengembangan proyek berada di atas lahan milik ASDP (landlord), PT Patra Jasa sebesar 25 persen, dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) sebesar 24 persen.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membangun proyek strategis perdananya melalui pembangunan kawasan komersial di Labuan Bajo, yang terdiri atas Pelabuhan Marina, peningkatan fasilitas dermaga penyeberangan, hotel, serta area komersial dengan total investasi sekitar Rp 400 miliar. 
merupakan bagian dari proyek pembangunan kawasan komersial Labuan Bajo yang merupakan proyek sinergi Badan Usaha Milik Negara antara PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan PT Patra Jasa. 

Kawasan komersial itu akan dikelola oleh perusahaan patungan ketiga pihak tersebut, di mana PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menjadi pemegang saham mayoritas 51 persen karena pengembangan proyek berada di atas lahan milik ASDP (landlord), PT Patra Jasa sebesar 25 persen, dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) sebesar 24 persen. Pelabuhan Marina Labuan Bajo

Pelabuhan Marina Labuan Bajo, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membangun proyek strategis perdananya melalui pembangunan kawasan komersial di Labuan Bajo, yang terdiri atas Pelabuhan Marina, peningkatan fasilitas dermaga penyeberangan, hotel, serta area komersial dengan total investasi sekitar Rp 400 miliar. 

Permintaan Operator International

Pelabuhan Marina Labuan Bajo, pembangunan marina ini untuk mendukung permintaan para operator kapal pesiar internasional yang menginginkan pelabuhan khusus sebagai tempat persinggahan maupun parkir kapal. Selama ini, katanya, kapal pesiar maupun yacht (kapal pesiar kecil yang memiliki layar) kesulitan masuk ke NTT karena tidak ada tempat berlabuh sehingga umumnya singgah di Benoa, Bali.

“Karena itu pemerintah dan operator kapal pesiar sepakat dibangun marina di NTT agar kapal-kapal pesiar yang memuat ribuan wisatawan mancanegara bisa masuk langsung ke daerah ini,” katanya. Ia mengatakan, salah satu sasaran utama yaitu pergerakan kapal pesiar internasional yang selama ini masuk ke Australia agar nantinya bisa singgah di provinsi setempat.

Proyek Joint Venture antara Patra Jasa, ASDP, dan PP Property ini, akan membangun kawasan komersial di Pelabuhan Marina yang dapat disandari kapal pesiar atau dapat juga menampung sampai dengan 70 yacht, ada juga kawasan komersial di dalamnya dan akan memiliki hotel berbintang di atas lahan seluas 8.000 m2 dengan kapasitas sebanyak 180 kamar dengan nilai investasi sekitar Rp. 400 milliar.

Guest

Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Daya tarik Labuan Bajo sendiri tidak hanya datang dari pembangunan Proyek Labuan Bajo Marina ini saja, namun dengan adanya Wisata ke Pulau Komodo yang saat ini sudah cukup banyak mendatangkan wisatawan asing, dapat diprediksi, nanti di 2018, saat proyek ini sudah beroperasi penuh, mimpi menjadikan Labuan Bajo sebagai ‘Bali kedua’ akan semakin cepat terwujud. “Labuan Bajo sudah mendapat begitu banyak perhatian dari pemerintah pusat, maka kami juga akan sama-sama berkomitmen, karena kalau membangun di NTT ini, hasil pembangunannya bisa langsung kelihatan, sehingga perubahannya akan terasa lebih nyata terutama untuk membantu masyarakat di sini” Ujar Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya.

Pelabuhan Marina Labuan Bajo,  Selain target penyelesaian proyek, ada juga target untuk meningkatkan kunjungan wisman hingga 20 juta di tahun 2019. Dengan Potensi wisata di Labuan Bajo, di tambah dengan dukungan Pemda dan tokoh-tokoh masyarakat setempat, diharapkan pembangunan Kawasan Komersial ini dapat menjadi salah satu motor pendorong percepatan pencapaian target tersebut, sesuai dengan misi ‘BUMN Hadir untuk Negeri’.

4 Responses
  1. Putra Mabar

    Bangga dengan kemajuan pariwisata mabar. Mari dukung pembangunan infrastruktur pariwisata mabar menuju mabar yg makin maju. Semoga ekonomi pariwisata kita mendatangkan kesejahteraan bagi warga mabar. Lanjutkan.

Leave a Reply

WhatsApp us