KM. Binaiya
KM. Binaiya Rute Benoa – Labuan Bajo Rp230,500/pax sudah incld 4x makan.

KM. Binaiya

KM BINAIYA – Denpasar (Benoa) – Labuan Bajo

KM. BINAIYA adalah satu satu mode transportasi yang bisa kamu gunakan untuk backpackeran atau untuk mudik dari Denpasar menuju ke Flores, selain harganya yang cukup menarik, kebersihan kapal dan fasilitas yang lain pun banyak tersedia di Kapal ini. Untuk lebih jelasnya silahkan untuk membaca tulisan dini, mudah – mudahan informasi yang kamu butuhkan ada disini.

KM. BINAIYA salah satu Kapal mesin Pelni yang melayani rute ke Indonesia Bagian Tengah, sudah lama KM BINAIYA ini menjadi andalan dari penduduk yang bermukim di Flores dan sulawesi. Saat ini penulis ingin menceritakan pengalaman naik KM Binaiya pada bulan Februari 2019 ini. Saat ini penulis mencoba rute Bali (BENOA) menuju Labuan Bajo – Direct (langsung) tanpa mampir ke Dermaga dermaga lain.

Pencarian Tiket

Kesan pertama dari mulai pencarian jadwal, tidak terlalu sulit menemukan jadwal yang berdekatan berangkatnya kita bisa ke web PELNI. www.pelni.co.id disitu kita diminta memasukan tujuan dan kisaran tanggal yang di inginkan.

Kelemahan dalam pencarian jadwal ini adalah kita tidak dapat mengetahui jadwal dari 2 minggu kedepan atau bulan depan, Hanya tersedia minggu pada saat si Kapal ini akan berlayar. Karena kondisi di laut disesuaikan dengan jadwal. Jadi kalau kamu berencana menggunakan KM Binaiya ini maka satu minggu sebelumnya silahkan pantengin terus deh tuh website. Kalau lokasi kamu berdekatan dengan agen tiket pelni silahkan datang saja agar bisa mengetahui lebih akurat.

Jadwal Pelni Binaiya
Jadwal Pelni KM. Binaiya

KM. Binaiya yang penulis tumpangi, terdiri dari beberapa kelas, ada yang kelas vip ada executive dan ada kelas ekonomi, saat ini penulis menumpangi yang kelas ekonomi, pada saat membeli tiket di loket pelni, pun hanya disediakan tiket ekonomi, kalau kamu ingin menaikan kelas jadi VIP atau executive dan tidur di kamar yang lebih private maka kamu tinggal minta ke crew Kapal sesaat pada saat Hari h keberangkatan saat masuk akan ditawarkan ke beberapa kamar yang tersedia untuk disewa, harganya mulai dari Rp100.000 sd 150.000 perorang,

KM. Binaiya ini hanya mengangkut penumpang, tidak ada kendaraan kecil maupun besar. Untuk jenis kapal ro-ro (rol on roll off) bisa di lihat di Kapal lainnya yaitu KM. Niki Sejahtera dan KM. Swarna Bahtera untuk rute dari Surabaya ke Labuan Bajo dan Ende (PP)

Pembelian Tiket

Penulis melakukan pembelian tiket melalui Kantor Pelni yang berada di Denpasar, setibanya di kantor pelni kita akan diarahkan ke pintu samping kantor Pelni disanalah letak loket karcis, disini Sepi tidak terlihat antrian, hanya ada beberapa orang yang kebetulan sedang mencari informasi mengenai jadwal kapal, cukup menyerahkan ongkos tiket sebesar Rp230.500/orang dan menyerahkan indentitas KTP kepada petugas dan beberapa menit kemudian tiket pun Sudah di pegang, pastikan nama penumpang yang tersetera di karcis sama dengan yang akan menaiki KM. Binaiya mereka akan melakukan pengecekan pada saat naik.

KM. Binaiya
Loket pembelian Karcis KM. Binaiya

Hari Keberangkatan

Karena jadwal keberangkatan pukul 06.00 maka pesan dari petugas pada saat pembelian tiket adalah datang 2 jam sebelum keberangkatan, dalam hati “wahh canggih, sudah seperti pesawat terbang….” Berangkat dari daerah kuta pukul 04.00 dan tiba di Pelabuhan benoa sekitar 20 menit kemudian, sudah terlihat tampak beberapa calon penumpang yang antri menunggu gerbang di buka. Beberapa diantara mereka ada yang membawa barang – barang seperti oleh oleh atau ada beberapa yang datang berniat untuk berdagang di Labuan Bajo.

Lokasi Dermaga cukup luas tampaknya bisa menampung ratusan kendaran dan ribuan calon penumpang, karena hari keberangkatan tanggal 02 Februari, maka jumlah penumpang pun tidak terlalu banyak hanya ada sekitar 300 sd 400 penumpang dari kapasitas 900an penumpang. Jadi tidak ada Kesan berdesak desakan atau berjubel. Di tempat parkiran ini pun banyak tersedia tempat atau Warung Warung buat sarapan atau sekedar ingin segelas kopi dan teh. Disarankan jika ingin membeli air mineral atau snack disinilah, walaupun nanti di Kapal akan disediakan namun namun harganya akan sedikit lebih mahal. Bagi kamu yang ingin mengurangi biaya perjalanan baiknya membawa dari darat apalagi anda seorang perokok karena harga di kapal akan lebih mahal. Mengenai harga akan kita bahas di bawah yah.

Pelabuhan Benoa
Situasi di Parkiran Sesaat sebelum memasuki KM.Binaiya

Dipelabuhan saya bertemu dengan kawan yang tinggal di Pulau Komodo, Akbar nama-nya. Dia habis mengunjungi kerabat di Banyuwangi. aah… lumayan ada kawan dalam perjalanan kali ini ujarku. Satu kebetulan yang di luar kuasa dari Manusia.

Menunggu sekitar sampai pukul 05.30 gerbang pun mulai di buka, para calon penumpang mulai masuk ke gerbang yang telah disediakan, kita akan diarahkan ke loket yang akan memeriksa identitas kita KTP dan tiket yang sudah di beli sebelumnya, lalu apabila mereka sudah melakukan pengecekan maka kita akan diberi CAP di telapak tangan bagian atas sebagai tanda bahwa tanda kita sudah melakukan mengecekan kendaraan.

Setelah dari pengecekan tiket kita akan di arahkan ke Scanner, barang – barang sama akan di masukan kedalam penditeksi logam layaknya di bandara, namun tingkat ke ketatan tidak seperti di Bandara, disini seperti ikat pinggang, korek, atau benda cair tidak di larang. Body scanner pun seperti nya tidak berjalan seperti normal tampak Hanya sebagai formalitas saja. Yang penting ada.

KM. Binaiya
Pemeriksaan tiket dan Identitas penumpang, sesaat sebelum memasuki Kapal

 

KM. Binaiya
Tampak Dermaga Benoa pada subuh hari.

Untuk mencapai KM. BInaiya kita akan berjalan 2 menit dari terminal, Sudah Tampak Kapal KM. Binaiya yang akan kita tumpangi, kondisi pelabuhan pada saat subuh pun bersih dan penerangan dalam kondisi yang cukup. menaiki tangga sesaat masuk kedalam kapal pun tidak ada kesulitan dan tergoloing mudah bagi penulis, beberapa diantaranya banyak yang memanggul barang – barang bawaan. Mungkin apabila pada saat musim mudik suasananya akan lebih ramai lagi.

Sesaat setelah kita berada di kapal kita akan diarahkan ke beberapa dek dek yang masih kosong, walaupun di tiket tertera nomer tempat tidur kelas ekonomi tapi tampaknya tidak berfungsi, lagi2 hanya formalitas saja.  Langsung tanpa basa basi saya dan akbar segera mencari posisi yang terbaik kapal. Membuat “sarang” biar perjalanan ini Nyaman dan aman. Sesaat melihat dari kebersihan kapal dan kelayakan kapal sih cukup OK, daripada beberapa kapal yang pernah kita naiki sebelumnya. Oke lah…

KM. Binaiya
Susuanan ranjang untuk tidur kelas ekonomi.

Jam 06.00 kita sudah di kapal, sudah ada sarang, what next? Orang – orang yang berjualan pun berteriak triak… ada yang Jual nasi ayam, terlur rebus, kopi, teh, kerupuk dan aneka cemilan lain, sambal sachet pun ikut mereka Jual.  Walaupun mereka (kapal) akan memberikan sarapan siang, tapi nasi ayam akan menjadi menu yang baik untuk Hari ini, Rp25.000 nasi Ayam dengan nasi dan mie goreng, tak lupa mereka menyertakan sambal saosnya. Pukul 07.30 pun sarapan gratis di umumkan bisa di ambil di pantry letaknya di bagian tengah kapal, ah… 2x sarapan pagi ni kenapa tidak. hehehe..

Km.Binaiya
Menu sarapan, Nasi Telur Mie dan Saus Sambal

Meleset dari jadwal jam 06.00 berangkat kita baru berangkat pukul 07.30 delay cukup wajar lah, mengingat penulis pernah delay dengan menggunakan kapal KM. Swarna selama 10 jam lebih.

Kesempatan pertama ini pagi – pagi penulis berkeliling kapal melihat apa saja yang Kapal ini bisa tawarkan ke kita. Mulai dari dek bagian bawah sampai dengan bagian atas. Satu persatu saya kelilingi. Kesan baik sudah saya dapatkan di awal.

KM. Binaiya
Kantin yang terdapat di lantai 5, kantin ini tidak jauh dari ruang VIP dan Executive.

Panggilan Makan siang KM. Binaiya dilakukan pukul 11 siang, wah… tampaknya waktu yang lebih awal untuk makan siang, terlebih lagi saya baru saja sarapan 2 porsi makanan. Kita Hanya diberi waktu 1 jam untuk mengambil porsi makanan kita, selebihnya pantry akan tidak melayani,

Makanan siang kali ini tidak Jauh berbeda dengan kebanyakan kapal pelni umumnya, Nasi, Lauk Ikan, Sayur. Porsinya cukup lumayan namun mengenai agak sedikit di luar expetasi tp masi layak dan pantas lah, untuk penyajiannya pun menggunakan Kotak mika Plastik. Oh ya Mereka juga menyediakan Sendok plastik dan ada Jungle Juice Botol. Enaaaaak…. Sedangkan untuk makan Malam nya pengumuman Sudah ada dari pukul 17.00 maximal jam 18.00 untuk menu pun tidak Jauh beda dengan makan siang.

KM. Binaiya
Ruang terbuka di Dek (Lantai) 6, disini tersedia kantin

Malam Hari pukul 20.00, kami di informasikan melalui pengeras suara kalau ada pertunjukan hibuarn musik beserta biduan dia Ruang Musika, ruang yang terletak di bagian depan kapal. Awalnya ide yang Bagus untuk menuju kesana pukul 21,00 tp entah kenapa badan dan rasa kantuk ini lebih unggul untuk stay di kasur sarang kami. Akhirnya kami terlelap pukul 21,00 tidak jadi ke Ruang Ria Musika, hanya terdenggar sayu – sayu dari kuping kami yang sudah ikut terlelap.

Harga KM. Binaiya

  1. Tiket Rp230.500/orang
  2. Air Mineral 1,5liter Rp15.000,-
  3. Teh Kopi Rp10.000/Gelas
  4. Nasi Ayam Rp25.000/Bungkus
  5. Telur Rp10.000/3 Butir
  6. Kerupuk Rp5.000/3 Bungkus
  7. Sambal Rp5.000/2 Sachet
  8. Oleh – Oleh Baju Rp100.000/3 Baju Ukuran anak Kecil
  9. Kain Bali Rp40.000
KM. Binaiya
Spesifikasi KM. Binaiya, Penumpangnya total 916 orang, dengan panjang 99 meter.

Hari Kedatangan

Suara suara malam pun masih terderngar jelas, walau mata terpejam tapi beberapa orang yang lewat pada saat tengah malam jelas di sebelah kuping, dan jika malam hari dari Kapal lampu tidak akan dibiarkan mati atau bahkan berkurang terangnya, tapi akan biarkan nyala seperti saat siang hari. Bagi anda yang terbiasa tidur dalam keadaan gelap akan sedikit kesulitan menemukan lelapnya, begitupun juga saya.

Pukul 5 pagi pun sudah ada beberapa yang terbangun, saya memilih untuk melanjutkan tidur karena tadi malam tidak cukup nyenyak tidurnya. walaupun KM. Binaiya adalah kapal yang cukup layak tetapi karena lampu saat malam tidak di matikan cukup membuat penulis mati gaya dalam menentukan posisi tidur.

KM. Binaiya
Mushola yang teletak di lantai 5, bagian belakang kapal. cukup luas dan bersih.

Layaknya aktivitas pagi hari, banyak orang yang berlalu lalang ke kamar mandi atau sekedar keluar mencari udara terbuka, karena ini sudah mendekati pulau Flores maka signal Handphone pun muncul, banyak dari mereka mulai kasih kabar tentang posisi terakhir kapal kepada sanak keluarga dan kerabat.

Sarapan disajikan pukul 07.00, dengan menu Nasi Telur dadar, porsi nya cukup pas untuk sarapan, mereka pun menyediakan saos sambal sachet sebagai pelengkap rasa. Sudah 24 Jam kami berlayar, meleseet dari jadwal biasanya, menurut informasi biasanya KM. Binaiya 18 sd 20 jam dari Denpasar sampai dengan Labuan Bajo, mungkin karena arus, jadi perjalanan sedikit lama, butuh estimasi yang di umumkan di pengeras suara KM. Binaiya akan tiba di Labuan Bajo pukul 10.30.

KM. Binaiya
Lokasi kedatangan di Labuan Bajo

Tepat seperti apa yang diperkirakan KM. Binaiya pun sandar di Pelabuhan Labuan Bajo, beberapa orang di darat sudah menunggu untuk menjemput atau menawarkan jasa Ojeg untuk melanjutkan tujuan ke rumah mereka masing – masing.

Penutup

KM. Binaiya ini adalah Kapal penumpang yang sangat membantu masyarakat tengah Indonesia dalam berpergian dari Pulau Bali ke Flores, selain dari harganya yang sangat terjangkau lama perjalanannya pun masih terbilang pas, pelayanan dan fasilitas di kapal pun cukup untuk menghabiskan waktu. Kekurangan yang paling mendasar adalah masalah management waktu. selebihnya sih oke lah.. cocok bagi anda yang mempunyai waktu lebih dan ingin menekan biaya perjalanan, atau ingin mencoba pengalaman baru menggunakan kapal Pelni ini, atau cocok bagi anda yang tidak suka penerbangan menggunakan udara. Akhir kesimpulan penulis menyimpulkan bahwa SANGAT LAYAK!

KM. Binaiya
Penulis dan sudut sarang yang cukup nyaman di Binaiya

Leave a Reply

WhatsApp us